Back to homepage

Inovasi Layanan



DUKCAPIL CERIA DIGITAL

Dukcapil Ceria Digital merupakan salah satu inovasi yang dilakukan Disdukcapil Kabupaten Padang Pariaman pada akhir tahun 2019. Inovasi ini memungkinkan masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman untuk melakukan perubahan segala bentuk dokumen kependudukan cukup dari rumah masing-masing, dengan menggunakan smartphone. Aplikasi dari inovasi ini diberi nama Dukcapil Ceria Mobile,  yang bisa di download di google playstore, atau dengan membuka web browser

http://siak.padangpariamankab.go.id:81/androids/.

Selain untuk mengurus segala bentuk dokumen kependudukan mulai dari pengurusan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Kematian, KTP, KIA,  dan Surat Pindah, aplikasi ini juga menyediakan menu tamasya (tampek mangadu masyarakat) untuk layanan pengaduan, cek jumlah blangko KTP-el yang tersedia, persyaratan pengurusan masing-masing dokumen kependudukan, Biodata dalam satu Kartu Keluarga, History Pelayanan,

Cukup download satu aplikasi semua informasi sudah bisa diakses sekaligus.

 


SI PAKEM

(Sistem Pelaporan dan Pencatatan Kelahiran dan Kematian)

Si Pakem muncul sebagai jawaban atas ketidakakuratan data tentang pelaporan dan pencatatan terhadap kelahiran dan kematian yang terjadi. Juga menjawab terhadap permasalahan-permasalahan antara lain:

  1. 1. Persentase pelaporan kelahiran dan kematian yang masih rendah;
  2. 2. Masyarakat mengurus dokumen saat dibutuhkan saja, misalnya kebutuhan asuransi dan BPJS;
  3. 3. Masyarakat belum mempersiapkan nama anak saat melahirkan;
  4. 4. Fasilitas pelaporan yang belum tersedia secara elektronik

Diinisiasi Tahun 2018, dimulai akhir tahun 2018, sampai saat ini terus dilakukan pengembangan aplikasi termasuk fitur-fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan dalam pelayanan dan pengambilan kebijakan. Sebelumnya pelaporan kelahiran dan kematian dilakukan oleh masyarakat/bidan/petugas di Nagari/desa secara manual ke Disdukcapil, sekarang pelaporan bisa dilakukan secara digital serta hasil layanan langsung terintegrasi. Pihak yang terlibat adalah Dinas Dukcapil dan Dinas Kesehatan berkolaborasi dan memberdayakan potensi untuk menghasilkan data skala kabupaten/kota yang bermanfaat terutama untuk kedua OPD untuk pengambilan kebijakan dibidang kesehatan dan kependudukan.

Guna mendukung pelaksanaan SIPAKEM, telah dilaksanakan Bimtek secara bertahap untuk pengelola KIA Puskesmas, 258 orang Bidan, serta 103 orang petugas di nagari (desa). 

 


NAGARI GO DIGITAL

Latar Belakang

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses informasi serta membawa dampak terhadap penyelenggaraan Pemerintahan pada semua tingkatan

Permasalahan

Pelayanan pemerintahan Nagari belum disentuh oleh layanan berbasis teknologi informasi dan komunikasi, serta belum terkoneksi dengan database kependudukan.

103 Kantor Nagari tersebar pada wilayah Kabupaten Padang Pariaman memiliki akses yang berbeda karena dipengaruhi oleh kondisi geografis serta ketersediaan sarana transportasi. Hal ini mempengaruhi terhadap pelayanan Pemerintahan Nagari yang berkaitan dengan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, yang harus berurusan ke Kantor Dinas Dukcapil di wilayah Pariaman

Kegiatan

  1. 1. Membangun aplikasi Nagari go Digital
  2. 2. Mendorong Pemerintah Nagari untuk menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung layanan Nagari go Digital
  3. 3. Melatih perangkat Nagari (Sekretaris Nagari dan Kasi Pelayanan/Kasi Pemerintahan) untuk pengelolaan aplikasi Nagari go Digital
  4. 4. Melakukan validasi dan akurasi data kependudukan Nagari untuk mendukung pelayanan Nagari go Digital

Tujuan

  1. 1. Meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan Nagari dengan dukungan layanan digital
  2. 2. Menciptakan koneksivitas data antara Dukcapil serta OPD terkait dengan Pemerintahan Nagari

Manfaat

Pemerintah Nagari serta masyarakat bisa menikmati layanan tanpa harus datang ke Kantor Dinas Dukcapil maupun Kantor OPD terkait lainnya

Hasil Inovasi : Terciptanya inovasi dalam bentuk koneksivitas layanan Nagari dengan Dinas Dukcapil, sehingga pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil bisa diselesaikan di Kantor Nagari.

 

 

GERAI DUKCAPIL

Kabupaten Padang Pariaman memiliki luas wilayah 1.329 km², terdiri dari 103 nagari, 17 kecamatan. Keadaan wilayah dengan topografi yang beragam membuat masyarakat kesulitan dalam mengurus dokumen kependudukannya. Masyarakat dari wilayah terjauh dengan jarak tempuh +-75km dan kondisi

jalanan yang terjal, membutuhkan waktu lebih lama untuk sampai ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman di Pariaman.

Program ini adalah program pelayanan dengan membuka gerai (tempat pelayanan skala kecil/3 loket) yang melayani 4 kecamatan yang jauh dari pusat kota/pusat pelayanan. Pelayanan tetap online dengan standar yang sama.

Hal ini untuk memudahkan masyarakat dari segi biaya transportasi dan waktu yang dibutuhkan karena jauhnya pusat pelayanan.

Program ini akhirnya menjadi penting dan bermanfaat sehingga tahun 2019 akan ditambah gerai-gerai Dukcapil yang lain yang dapat membantu masyarakat di wilayah yang jauh. Semua proses pengiriman yang dilakukan di gerai adalah melalui PT Pos yang dibiayai oleh APBD.

Adapun manfaat dengan dibangunnya Gerai Dukcapil antara lain :

  1. Meningkatnya masyarakat yang melakukan pengurusan dokumen kependudukan.
  2. Meningkatnya penerbitan dokumen kependudukan

Selain menghemat waktu dan biaya, dengan adanya unit layanan ini juga memperpendek birokrasi bagi masyarakat dalam hal pengurusan dokumen kependudukan.

Jadi masyarakat tidak perlu lagi untuk mendatangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman yang berjarak cukup jauh dari wilayah 4 (empat) kecamatan tersebut.

Untuk tahun 2020, direncanakan untuk membuka Gerai Dukcapil di Nagari Kasang Kecamatan Batang Anai.


ALPA BETA

(Anak Lahir Pulang Bersama Akta)

Tahun 2017 sekitar 29,58% anak usia 0-18 tahun belum memiliki akta kelahiran atau dengan kata lain sekitar 71,42% telah memiliki akta kelahiran, hal tersebut bisa terjadi karena jarak tempuh yang jauh dan kurangnya kesadaran ibu muda dalam mengurus akta kelahiran anaknya.

Tujuan dari Inovasi ALPABETA adalah untuk memudahkan masyarakat dalam pengurusan akta kelahiran anaknya yang secara tidak langsung dapat meningkatkan kepemilikan akta kelahiran usia 0-18 tahun khususnya anak yang baru lahir (bayi) di rumah sakit, maka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman bekerjasama dengan penolong kelahiran (bidan, rumah sakit, puskesmas) dalam penyampaian informasi kelahiran dan pengumpulan dokumen pengurusan.

Dengan demikian anak yang lahir akan pulang bersama akta kelahiran dan Kartu keluarga (KK) dengan penambahan anggota keluarga baru. inovasi ini didukung oleh AJEK  dalam antar-jemput dokumen pendukungnya serta aplikasi back office ALPABETA.

Pada tahun 2018, Dinas Dukcapil telah meresmikan gerai alpa beta di 2 rumah sakit yaitu RSUD Pariaman di Kota Pariaman, dan RSUD Padang Pariaman di Parit Malintang. Selain intu ALPABETA juga melayani puskesmas-puskesmas.

Sedangkan manfaat dari inovasi ini adalah memudahkan masyarakat dalam pengurusan akta kelahiran anaknya yang baru lahir (bayi) tanpa harus datang langsung.

Hasil inovasi ini yaitu meningkatkan kepemilikan akta kelahiran tepat waktu.

Gerai ALPABETA di RSUD Padang Pariaman

Gerai ALPABETA di RSUD Sumatera Barat di Pariaman

 

 

 


KADOKU KTP - EL

Latar Belakang

Pada Tahun 2017, jumlah penduduk kab. padang pariaman sebanyak 464.560 jiwa. dimana 10,52% diantaranya merupakan penduduk usia 15-19 tahun. penduduk usia dibawah 17 tahun merupakan penyumbang terbesar dalam total penduduk wajib KTP.

Permasalahan

Penduduk usia dibawah 17 tahun atau wajib ktp-el pemula merupakan penduduk usia sekolah. hal ini akan menyulitkan yang bersangkutan untuk datang perekaman ke kantor dukcapil atau kantor camat setempat. hal ini menjadi acuan dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten padang pariaman untuk mengurangi penambahan penduduk wajib ktp melalui program kadoku ktp-el yang menyasar siswa SMA/SMK.

Tujuan

  1. 1. Meningkatkan kepemilikan ktp-el
  2. 2. Menjangkau wajib ktp-el pemula

APLIKASI KADOKU KTP-EL          CHASING KADOKU KTP_EL           

Manfaat

Kadoku ktp-el dimulai dengan melakukan perekaman data  ktp-el ke sma di kab. padang pariaman secara bertahap. perekaman dilakukan pada anak usia menjelang wajib ktp atau usia 16 tahun keatas. jika anak tersebut sudah berusia 17 tahun maka akan di cetak-an ktp-el tepat saat ulangtahunnya. ktp-el tersebut dikirimkan ke sekolah yang bersangkutan per-hari ulang tahun. kegiatan ini dapat meningkatkan kepemilikan ktp-el untuk wajib ktp-el pemula.

Hasil inovasi: wajib ktp-el pemula mendapatkan ktp-el melalui inovasi kadoku ktp-el

 

Piagam dan KTP pada Program Inovasi Kadoku KTP EL

 

 

 

 


DUKCAPIL WEEKEND SERVICE

Latar Belakang

Profesi masyarakat beragam, mulai dari pedagang, petani, pekerja kantoran, PNS dan lainnya. sedangkan waktu pelayanan biasanya dilakukan pada jam kerja, yaitu senin-jumat jam 16.00.

Permasalahan

Beberapa masyarakat yang tidak bisa datang pengurusan pada jam kerja karena waktunya berpapasan dengan pekerjaan, atau alasan lainnya.

Tujuan

  1. 1. Memberikan pelayanan prima
  2. 2. Memberikan alternatif waktu pelayanan bagi masyarakat yang tidak bisa datang di jam kerja

Manfaat

Weekend service merupakan pelayanan yang dibuka pada akhir pekan hari sabtu. Inovasi ini menyasar masyarakat yang tidak dapat melakukan pengurusan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil di hari kerja. Skema pelayanan sama dengan hari kerja namun dengan  sumber daya yang lebih sedikit namun cukup untuk melayani masyarakat yang datang.


TAMASYA

(Tampek Mangadu Masyarakat)

Latar Belakang

Minangkabau khususnya Padang Pariaman terkenal akan masyarakatnya yang sering merantau. Hampir pada setiap pelosok negeri dapat ditemukan perantau dari Minangkabau. beberapa dari perantau tersebut memutuskan untuk kembali ke kampung halaman karena beberapa keadaan, salah satunya karena alasan ekonomi.

Permasalahan

Kebanyakan dari perantau yang pulang kampung tidak mengurus dokumen kepindahannya secara resmi. Masalah yang ditimbulkan tentunya masyarakat tersebut tidak dapat membuat dokumen kependudukan dan pencatatan sipil di kampung halaman karena data yang bersangkutan masih ada di perantauan. Jika masyarakat tersebut harus mengurus ulang perpindahannya secara resmi, bisa dikatakan tidak mungkin karena membutuhkan biaya yang cukup besar. Selain persoalan tersebut, ada beberapa masalah yang dialami oleh masyarakat Padang Pariaman yang tidak merantau namun belum memiliki kesempatan untuk datang secara langsung untuk memasukan pengaduan.

Tujuan

  1. 1. Menyediakan media pengaduan yang mudah diakses masyarakat
  2. 2. Meningkatkan kualitas pelayanan public

Manfaat

Pada awal pembentukan layanan pengaduan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman menyediakan layanan pengaduan manual dengan media  telepon, whatapss, SMS dan datang langsung ke kantor. Selanjutnya di buatlah tamasya (tampek mangadu masyarakat) sebagai pengembangan pelayanan berbasis android, disini masyarakat dapat menyampaikan semua keluhannya yang nantinya akan ditindaklanjuti oleh petugas sesuai dengan pengaduaan yang disampaikan. status pengaduan dapat dilihat secara langsung di aplikasi tersebut. Inovasi ini dapat memudahkan masyarakat dalam pengajuan pengaduan tanpa harus datang secara langsung yang berakibat pada meningkatnya kualitas pelayanan public.

Hasil Inovasi : Aplikasi Tamasya ( pengaduan masyarakat ) berbasis android yang terdapat dalam aplikasi dukcapilceria mobile dapat di download di playstore.

 


PRISMA DUKCAPIL

(Pusat Riset Statistik Dan Manajemen Data Kependudukan Dan Pencatatan Sipil)

Latar Belakang

Sejak tahun 2010 telah dimulainya penggunaan server sebagai media penyimpanan data kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman. Dengan  adanya server ini akan memudahkan dalam perekapan data kependudukan. selain itu, inovasi yang dilakukan oleh dinas kependudukan dan pencatatan sipil kab. padang pariaman telah mengarah ke teknologi informasi. sebagian pengaksesan media informasi telah memanfaatkan teknologi informasi berbasis database.

Permasalahan

Data yang telah terkomputerisasi tersebut bisa dilihat secara online namun belum ada ruangan khusus untuk display semua informasi elektronik tersebut. sehingga opd lain belum bisa memanfaatkan data kependudukan dan pencatatan sipil secara optimal.

Tujuan

  1. 1. Menyediakan ruangan display informasi data berbasis teknologi
  2. 2. Menyediakan ruangan pengolahan data kependudukan dan pencatatan sipil

Manfaat

OPD yang ingin mengetahui data kependudukan dan pencatatan sipil yang  up to date yang telah di kemas menjadi tampilan yang lebih menarik melalui display canggih prisma sehingga bisa dilihat secara langsung di ruangan ini. hal ini dapat menjadi dasar bagi opd yang bersinggungan langsung dengan data kependudukan dalam mengambil keputusan yang lebih akurat terkait kinerjanya. selain itu, semua inovasi berbasis teknologi yang dimiliki dinas kependudukan dan pencatatan sipil kab. padang pariaman dapat di tampilkan disini.

 

Hasil Inovasi : Terbentuknya ruangan prisma berbasis teknologi yang bisa menampilkan lebih dari satu sumber data informasi dalam satu waktu.

 


PEDANG SABER

(Petugas Datang Semua Administrasi Beres)

Program  Inovasi Pedang Saber adalah bentuk pelayanan keliling/jemput bola yang dilaksanakan di nagari-nagari yang bertujuan untuk memberi kemudahan kepada masyarakat dalam memanfaatkan layanan pemerintah.
Pelayanan ini dekat dengan masyarakat dan akan mengurangi biaya transportasi mayarakat, hemat waktu dan  cepat.
Program ini adalah pelayanan LANGSUNG JADI DITEMPAT untuk semua dokumen kependudukan, didukung oleh jaringan internet mobile maupun jaringan internet dari Dinas Kominfo Kabupaten Padang Pariaman.

Latar Belakang:

Kabupaten Padang Pariaman memiliki luas wilayah 1.329 km², terdiri dari 103 nagari, 17 kecamatan. keadaan wilayah dengan topografi yang beragam membuat masyarakat kesulitan dalam mengurus dokumen kependudukan dan pencatatan sipilnya.

Permasalahan:

Masyarakat dari wilayah terjauh dengan jarak tempuh +-75km dan kondisi jalanan yang terjal, membutuhkan waktu lebih lama untuk sampai ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab.Padang Pariaman di Pariaman.

Tujuan

  1. 1. Meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil.
  2. 2. Menjangkau masyarakat nagari dalam pelayanan

Manfaat

Pedang Saber (Petugas Datang Semua Administrasi Beres) merupakan pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil , dimana petugas datang ke nagari-nagari untuk melakukan pelayanan guna mendapatkan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil . jika tidak ada kendala, pada saat petugas datang semua kebutuhkan administrasi masyarakat selesai pada hari itu juga.

Hasil inovasi : pelayanan publik dalam meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil melalui inovasi pedang saber.

 


MIKI MOS

 ( Mitra Kiriman Melalui Pos)

Program ini adalah program yang ditujukan untuk memudahkan urusan masyarakat dengan mengirimkan dokumen kependudukannya langsung ke rumah dan keluar daerah sebagaimana yang diminta masyarakat.

Disamping karena masyarakat tidak ingin berlama-lama berurusan di dinas karena keperluan lain, program ini juga dibutuhkan disaat kepala dinas tidak berada ditempat, sehingga pelayanan yang membutuhkan tanda tangan basah tidak bisa diambil langsung oleh masyarakat, misalnya disaat  kepala dinas keluar daerah.

Telah berlangsung sejak Tahun 2015 (sebagaimana gambar), dengan rata-rata pengiriman per-tahun mencapai 15.000 alamat yang dibiayai oleh pemerintah melalui APBD.


AJEK

( Antar Jemput Dokumen Kependudukan)

Latar Belakang

Beragamnya kondisi wilayah kerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman menyebabkan kesulitannya masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil. hal ini dibutuhkan perhatian khusus dari dukcapil untuk menjangkau masyarakat dengan kondisi tersebut melalui inovasi yang dilakukan.

Permasalahan

Inovasi yang dilakukan di dinas kependudukan dan pencatatan sipil kab. padang pariaman membutuhkan transportasi penunjang. seperti penjemputan dokumen terkait pengurusan akta kelahiran inovasi ALPABETA, dan lainnya.

Tujuan

  1. 1. Tersedianya transportasi untuk mendukung layanan
  2. 2. Meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil

Manfaat

Meningkatnya kepemilikan dokumen kependudukan dengan antar jemput dokumen kependudukan (ajek) sebagai program penunjang transportasi inovasi di dinas kependudukan dan pencatatan sipil.

Hasil Inovasi

Tersedianya petugas dan alat transportasi roda dua sebagai layanan antar jemput dokumen kepedudukan dan pencatatan sipil pendukung inovasi.

Kendaraan Pendukung AJEK

 


SATRIA

(Pesan Antrian Anda)

Aplikasi ini adalah berbasis SMS yang dimodifikasi menjadi berbasis android. Aplikasi ini digunakan bagi masyarakat yang ingin mengantri pelayanan melalui SMS/android. Terkoneksi ke database pelayanan, masyarakat dapat langsung memesan antrian melalui aplikasi ini. Selanjutnya aplikasi secara otomatis akan memberitahukan jadwal masyarakat untuk datang ke dinas, mulai dari jam dan hari yang ditentukan. Aplikasi dapat membantu mengurai pelayanan yang mengantri melalui manual. Namun antrian elektronik manual tetap diberikan karena menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Latar belakang

KTP EL merupakan dokumen penting yang wajib dimiliki oleh masyarakat Wajib KTP. Untuk mendapatkannya masyarakat yang sudah memiliki surat keterangan perekaman dipersilakan datang ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. rata-rata cetak KTP EL di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Padang Pariaman kurang lebih sebanyak 300 keping perhari.

Permasalahan:

Antrian diberikan kepada masyarakat yang datang untuk pelayanan. hal ini menyebabkan menumpuknya masyarakat yang menunggu untuk dilayani.

Tujuan

  1. 1. Memberikan pelayanan prima
  2. 2. Memberikan masyarakat alternatif antrian pelayanan khusus cetak KTP-El

Manfaat

Satria (peSan AnTRIan Anda) merupakan inovasi dukcapil dalam memberikan layanan pengambilan antrian cetak KTP EL berbasis android dan sms. masyarakat akan diberikan balasan berupa sms yang berisi informasi tanggal, jam untuk dilayani, antrian, dan loket yang melayani. layanan ini hanya bisa di manfaatkan bagi masyarakat yang sudah memiliki surat keterangan perekaman. Inovasi ini bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurangi penumpukan masyarakat di ruang tunggu. hal ini juga akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam proses pengurusan yang memberi efek positif pada komitmen dukcapil dalam memberikan pelayanan prima

Hasil inovasi : antrian pelayanan berbasis android dan sms.


BUPAPRI

(Buku Panduan Perilaku)

Latar Belakang

Kualitas sdm berpengaruh kepada kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. standar kualitas tersebut harus di tuangkan kedalam informasi yang dapat dikses dan dipelajari dengan mudah.

Permasalahan

Sebelumnya sudah dilakukan peningkatan kualitas sdm melalui training, namun belum ada penjelasan secara tertulis terkait standar perilaku untuk pelayanan.

Tujuan

  1. 1. Meningkatkan pelayanan publik yang prima
  2. 2. Menjaga komitmen bersama terkait standar perilaku

Manfaat

Sebagai komitmen bersama terkait peningkatan kualitas pelayanan publik, maka dukcapil padang pariaman menerbitkan buku standar perilaku. dimana isi dari buku tersebut di dapatkan dari hasil diskusi yang dilakukan oleh semua sdm yang ada di dinas kependudukan dan pencatatan sipil. hasil diskusi tersebut di tuangkan dalam bupapri. selain itu, di dalam bupapri tersebut juga ada lembar penilaian kinerja masing-masing petugas. satu buku untuk satu petugas. setiap bulannya bukunya akan di kumpulkan  kepada penanggung jawab masing-masing untuk di berikan penilaian bisa berupa teguran, apresiasi dan lainnya. hal ini diharapkan dapat memberikan efek positif pada perbaikan pelayanan publik.

Hasil Inovasi: BUku PAnduan PRIlaku (BU PAPRI)

SEMEN PADANG PAK YAN

(Sekali Menikah Dapat Segudang Paket Layanan)

Latar Belakang:

Pasutri yang baru menikah akan melakukan pengurusan dokumen kependudukan berupa KK dan KTP EL untuk perubahan status.

Permasalahan:

Tidak semua Pasutri tersebut langsung melakukan pengurusan dokumen tersebut.

Tujuan:

  1. Meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan
  2. Meningkatkan akurasi kepemilikan dokumen kependudukan

Manfaat:

Semen Padang PakYan bekerjasama dengan PANTER dari Kemenag. Program ini akan mendatangi pasutri di hari pernikahannya dengan memberikan surat nikah kedua mempelai, 3 KK (2 KK orang tua lama, 1 KK baru), dan 2 KTP.

Hasil inovasi:

Masyarakat baru menikah mendapatkan paket layanan Semen Padang Pak-Yan


ADIK

(Anjungan Data Informasi Kependudukan)

Latar Belakang:

Sebagian masyarakat yang datang pelayanan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman  untuk melakukan pengurusan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil belum mengetahui persyaratan layanannya, ingin memberikan penilaian terhadap pelayanan atau melihat biodata kependudukan.

Permasalahan:

Informasi yang diberikan kepada masyarakat telah dilakukan secara elektronik melalui media sosial dan informasi berbasis digital lainnya, namun tidak semua masyarakat memiliki dan bisa menggunakannya.

Tujuan:

Menyediakan Media Informasi yang mudah diakses di IKK dan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman

Manfaat:

Anjungan Data Informasi Kependudukan disediakan di dua tempat yakni di Kantor Bupati Padang Pariaman dan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. ADIK di tampilkan dalam media informasi berupa Anjungan seperti mesin ATM. Ada 5 Menu yang ditampilkan, diantaranya:

  1. 1. IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat)

Masyarakat dapat memberikan penilaian terhadap pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman dengan indeks Sangat Puas, Puas, atau Tidak Puas.

  1. 2. Persyaratan

Masyarakat dapat melihat persyaratan yang harus disiapkan untuk melakukan pengurusan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil.

  1. 3. Cek KTP-el

Masyarakat dapat mengecek status Cetak KTP-el setelah perekaman melalui menu ini dengan masukan NIK dan Nama Ibu Kandung sebagai Inputan.

  1. 4. Biodata

Masyarakat dapat melakukan pengecekan biodata pribadi melalui menu ini, dengan memasukan NIK dan Nama Ibu Kandung sebagai Inputan.

  1. 5. Kartu Keluarga

Masyarakat dapat melakukan cek data keluarga di dalam KK dengan Inputan berupa Nomor KK dan Nama Kepala Keluarga

Dengan adanya ADIK tentunya mempermudah masyarakat dalam mengetahui informasi terkait pelayanan secara lebih mudah.

Hasil inovasi:

Media ADIK di Kantor Bupati Padang Pariaman dan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman.


SI BIMO

(Bisa Melayani On The Spot)

Latar belakang:

Kabupaten Padang Pariaman memiliki 103 nagari, 17 kecamatan, dengan kondisi wilayah yang beragam.

Permasalahan:

Hal ini mempengaruhi kepemilikan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil, dimana masyarakat dari wilayah tertentu akan kesulitan untuk mendatangi kantor dukcapil dalam pengurusan dokumen. untuk mengatasi hal tersebut, dinas kependudukan dan pencatatan sipil menyediakan kendaraan khusus pelayanan guna memperluas jangkauan pelayanan bagi masyarakat.

Tujuan:

  1. 1. Meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil
  2. 2.. Menyediakan layanan on the spot

Manfaat:

Si-Bimo di sediakan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan dan pencatatan sipil on-the spot. si-bimo akan mendatangi nagari atau lokasi tertentu untuk melakukan pelayanan. masyarakat dapat merasakan manfaat dari semua dokumen kependudukan dan dan pencatatan sipil. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyediakan petugas dan kendaraan khusus yang akan turun kelapangan setiap hari.

Hasil inovasi:

Layanan si-Bimo

Sarana dan Prasaran Si Bimo

LAMAN CERIA

( Layanan Mandiri Ceria )

 

Latar belakang

Setiap pelayanan membutuhkan berkas pendukung yang berbeda sesuai dengan kebutuhannya.

Permasalahan

Beberapa masyarakat membawa berkas pendukung yang tidak lengkap. padahal berkas tersebut merupakan informasi penting dalam pengurusan dokumen. jika meminta masyarakat untuk menjeput terlebih dahulu berkas tersebut, maka akan menghabiskan lebih banyak waktu, tenaga, dan uang.

Tujuan

Menyediakan fasilitas penunjang layanan yang dapat di manfaatkan oleh masyarakat

Manfaat

Masyarakat dapat memanfaatkan  corner  laman ceria sebagai fasilitas berbasis internet. fasilitas tersebut bisa digunakan untuk membuka email, whatsapp, cek-ktp online, website dukcapil atau media informasi lainnya untuk mendapatkan informasi dan 'kelengkapan dokumen pelayanan. jika ada data yang ingin di cetak setelah di download, maka dapat menghubungi petugas

Hasil inovasi : corner laman ceria

   

 

 

 

 


LAYANAN KACAMATA BACA

 

Latar belakang

Beragam usia masyarakat yang melakukan pelayanan di dinas kependudukan dan pencatatan sipil. mulai dari anak sekolahan, ibu hamil, ibu banyak anak, sampai lanjut usia.

Permasalahan

Dari semua masyarakat tidak semuanya mempunyai penglihatan yang masih bagus untuk mengisi formulir yang dibutuhkan.

Tujuan

Menyediakan layanan kacamata

Manfaat

Layanan kacamata disediakan bagi pengunjung yang mengalami gangguan penglihatan dan tidak membawa kaca matanya. meskipun tidak membawa kaca mata masyarakat tetap bisa mengurus dokumen kependudukannya

Hasil inovasi : layanan kacamata baca

E-FAKTUR

(Faktur Elektronik)

E-Faktur adalah faktur/tanda bukti pelayanan yang dikeluarkan melalui aplikasi yang dibangun sendiri dan terkoneksi ke Nomor Induk Kependudukan. E-Faktur membantu memudahkan pelayanan terutama mempercepat tindak lanjut pelayanan sampai pelayanan selesai. Selain itu e-faktur diarsipkan secara elektronik sehingga dapat diketahui jumlah pelayanan sepanjang tahun. E-faktur juga dapat menggambarkan stok kebutuhan blangko-blangko sehingga memudahkan perencanaan kebutuhan blangko-blangko pelayanan administrasi kependudukan. e-Faktur terus dikembangkan untuk paperless.

Contoh: Faktur Elektronik

 

 

Latar Belakang:

Rata-rata pengurusan harian masing-masing dokumen di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Ssipil Kabupaten Padang Pariaman adalah 300 berkas. Sebelumnya sebagai bukti pengurusan dokumen sudah menggunakan aplikasi berbasis website online, namun menggunakan jasa pihak ketiga. dimana jaringan dan servernya tidak berada di Disdukcapil Padang Pariaman.

 

Permasalahan:

Jika mengalami gangguan pada jaringan internet faktur online, maka harus menghubungi pihak ketiga tersebut. hal ini akan membutuhkan lebih banyak waktu dalam proses perbaikannya, sedangkan pelayanan terus berjalan. selain itu, penulisan nama masyarakat yang mengurus  di dalam faktur masih dilakukan secara  manual.

Tujuan:

Supaya pembukuan faktur lebih terorganisir dan perbaikan jaringan yang rusak terkait faktur jadi lebih mudah karena di bangun sendiri. serta memudahkan dalam pengentrian data pengurus hanya dengan menginputkan NIK.

Manfaat:

  1.  1. Mempercepat pelayanan dengan pengisian data pengurus sudah berdasarkan nik atau berbasis database
  2.  2. elayanan lebih lancar karena server dan pembangun aplikasi adalah dari internal

Hasil Inovasi:

Faktur online berbasis nik dengan pembangunan website dari tenaga internal.


DUKCAPIL MENGGODA

(Dukcapil Mengupdate Golongan Darah)

Latar Belakang

Masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengetahui golongan darahnya. Sebagian masyarakat yang ditanya petugas terkait golongan darah menjawab tidak tahu. Padahal golongan darah merupakan informasi penting pada saat keadaan darurat. Golongan darah merupakan salah satu item informasi yang di tampilkan di KTP EL.

Permasalahan

Melakukan pengecekan golongan darah hanya bisa dilakukan di  rumah sakit, puskesmas atau melalui PMI setempat. Hal ini cukup menyulitkan masyarakat.

Tujuan

  1. 1. Memudahkan masyarakat dalam pemeriksaan golongan darah
  2. 2. Meningkatkan entry data golongan darah

Manfaat

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman melakukan kerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam pemeriksaan golongan darah dengan menyediakan stand pemeriksaan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Masyarakat yang datang untuk pelayanan cetak KTP EL dan perekaman yang belum mengetahui golongan darahnya, maka akan diminta untuk melakukan pengecekan di stand yang telah disediakan. Hal ini tentunya akan memudahkan masyarakat dalam pengecekan darah dan secara tidak langsung meningkatkan entry elemen data di KTP EL.

Hasil Inovasi : Kerjasama dengan PMI dalam pengecekan golongan darah

COKLAT PEMILU

(Pencocokan Dan Penelitian Data Pemilih Untuk Pemilihan Umum)

 

Latar Belakang

Data kependudukan yang update dapat meningkatkan akurasi  data pemilih pemilu. Tahun 2019 pelaksanaan Pemilu dengan pemilih berdasarkan kepemilikan KTP EL.

Permasalahan

Data yang dikumpulkan Pantarlih di lapangan biasanya bersifat offline. Sehingga belum di ketahui apakah data yang di update telah sesuai dengan data kependudukan yang ada di server dinas kependudukan dan pencatatan sipil. sedangkan pemilih pemilu 2019 dapat menggunakan hak pilihnya jika telah memiliki KTP Elektronik.

Tujuan

Untuk pemutakhiran data kependudukan

Manfaat

Turunnya Pantarlih KPU ke rumah masyarakat di nagari yang ada di Kabupaten Padang ariaman untuk melakukan coklit berakibat pada lebih akuratnya data yang dimiliki. untuk mendukung program tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman meluncurkan aplikasi coklat. aplikasi ini dapat dimanfaatkan Pantarlih KPU Kabupaten Padang Pariaman untuk cek status data masyarakat secara online via android. Pantarlih akan memasukan data langsung berdasarkan keadaan lapangan. nantinya akan terlihat status data kependudukan masyarakat tersebut dan bisa menjadi acuan bagi dukcapil padang pariaman dalam menentukan daerah mana yang membutuhkan program pedang saber khususnya pelayanan perekaman KTP el.

Hasil inovasi : Aplikasi Coklat Pemilu berbasis database online untuk mendukung coklit dari Pantarlih KPU

Aplikasi Coklat Pemilu

  

PAK-YAN

(Paket Layanan)

Latar Belakang

Masyarakat datang ke Dinas Kependudukan danPencatatan Sipil untuk mengurus dokumen kependudukan dan pencatatan sipil. beberapa diantaranya mengurus lebih dari satu dokumen.

Permasalahan

Sampai tahun akhir tahun 2014 satu operator masih mengerjakan satu tugas. hal ini menyebabkan masyarakat yang ingin mengurus lebih dari satu dokumen harus pindah loket dengan antrian lainnya.

Tujuan

  1. 1. Memudahkan masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil
  2. 2. Meningkatkan kualitas pelayanan publik

Manfaat

Paket layanan yang disediakan oleh dinas kependudukan dan pencatatan sipil memudahkan masyarakat dalam pengurusan dokumennya. karena satu operator bisa melakukan lebih dari satu tugas, seperti disaat menikah, maka 2ktp, kk baru bagi yang bersangkutan dan orang tua akan langsung diterbitkan

Hasil Inovasi :

Dilaksanakannya pengurusan dokumen di satu loket melalui inovasi Pak-Yan

Paket Layanan


POHON IMPIAN

Pohon Impian adalah media survey yang disediakan untuk pengguna layanan agar pengguna layanan dapat memberikan penilaian terhadap petugas pelayanan

E-TOILET

Aplikasi e-Toilet adalah aplikasi yang disediakan bagi masyarakat untuk memberikan penilaian terhadap kebersihan toilet. Aplikasi yang dibangun sendiri ini menjadi sarana untuk memberikan pelayanan yang lebih baik pada kebersihan toilet.

Masyarakat dapat melakukan penilaian melalui layar sentuh yang terdapat di toilet. Akumulasi statistiknya dapat digunakan sebagai bahan evaluasi pelayanan.

 

E-SURVEY

E-Survey adalah aplikasi yang disediakan bagi masyarakat untuk memberikan penilaian pada pelayanan di Disdukcapil.

Peralatan yang menggunakan layar sentuh ini memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memberikan penilaian terhadap pelayanan.


SI PRETI

(Sistem Perekaman Data Sejak Dini)

Latar belakang:

Masih banyak anak usia sekolah di Kabupaten Padang Pariaman belum melakukan perekaman data serta mendukung program Kartu Identitas Anak ( KIA ).

Permasalahan:

Hal ini mempengaruhi jumlah kepemilikan KTP EL dan KIA, dimana anak  dari sekolah tertentu akan kesulitan untuk mendatangi kantor Disdukcapil dalam pengurusan dokumen. Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyediakan kendaraan khusus pelayanan guna memperluas jangkauan pelayanan bagi anak di sekolah.

Tujuan:

  1. 1. Meningkatkan kepemilikan KTP EL bagi anak usia 17 tahun dan KIA untuk anak usia dibawah 17 tahun
  2. 2. Menyediakan layanan langsung ke sekolah-sekolan

Manfaat:

Si-Preti di sediakan untuk mempermudah anak usia sekolah dalam mengurus dokumen kependudukan. Sio-Preti akan mendatangi sekolah tertentu untuk melakukan pelayanan. Anak usia sekolah dapat merasakan manfaat dari semua dokumen kependudukan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyediakan petugas dan kendaraan khusus yang akan turun ke sekolah  setiap hari.

Hasil inovasi: 

Layanan si-Preti

 

 

 


PAK-PERWIRA

(Pelayanan Akte Perkawinan Di Gereja)

Latar Belakang:

Masyarakat non muslim melakukan pernikahan secara agama di gereja sebagian besar tidak langsung melakukan pengurusan dokumen perkawinan resminya ke dinas kependudukan dan pencatatan sipil.

Permasalahan:

Kurangnya kesadaran masyarakat non-muslim dalam mengurus akta perkawinannya

Tujuan:

  1. 1. Memudahkan bagi masyarakat non-muslim dalam penerbitan akta perkawinan
  2. 2. Meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil

Manfaat:

Layanan Pak Perwira disediakan bagi masyarakat non-muslim dalam menerbitkan akta perkawinan tanpa harus datang ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. dimana saat melakukan pernikahan di gereja, pasutri langsung mendapatkan akta perkawinannya.

Hasil Inovasi:

Penerbitan akta perkawinan di gereja melalui PAK PERWIRA

ALIS KETUPAT


ADM (ANJUNGAN DUKCAPIL MANDIRI)

Latar Belakang:

Perkembangan teknologi mendorong Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk menerapkan pelayanan yang semakin memberi kemudahan. Oleh sebab itu perlu menyediakan fasilitas untuk memudahkan pencetakan dokumen pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil secara elektronik dengan peralatan yang bisa digunakan oleh masyarakat secara mandiri dalam bentuk anjungan

Permasalahan: 

Belum tersedianya fasilitas pencetakan dokumen yang bisa dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.

Tujuan:

  1. 1. Memudahkan masyarakat untuk mencetak dokumen sendiri, baik KTP elektronik, Kartu Identitas Anak serta dokumen pencatatan sipil lainnya

Manfaat:

Layanan ini akan memudahkan masyarakat untuk mencetak dokumennya secara mandiri, tidak terbatas ruang dan waktu karena peralatan tersedia setiap saat melalui Anjungan Dukcapil Mandiri.

Hasil Inovasi:

Anjungan Dukcapil Mandiri