Lakukan Perekaman di Kantor Camat terdekat dan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil *** *** Segera miliki KTP-el jika anda masih memegang Surat Keterangan Pengganti KTP-el dengan menghubungi Dinas Dukcapil. Bagi Wajib KTP-el Pemula, khususnya siswa-siswi SLTA, segera lakukan perekaman data biometrik ke kantor Camat setempat atau ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil pada hari kerja. *** *** Kami akan mengunjungi rumah anda untuk merekam KTP-el bagi penduduk yang SAKIT/LANSIA/PENYANDANG CACAT, Hubungi kami di telpon 0751-93399 (jam kantor) *** *** Sesuai dengan Pasal 101 huruf c Undang-undang Nomor 14 Tahun 2013 diamanatkan bahwa KTP Elektronik yang diterbitkan sebelum Undang-undang Nomor 14 Tahun 2013 ditetapkan berlaku seumur hidup. Dengan demikian, KTP el yang diterbitkan sejak tahun 2011 berlaku seumur hidup dan tidak perlu diperpanjang walaupun telah habis masa berlakunya. Download Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 470/295/SJ tentang KTP Elektronik (KTP-el) Berlaku Seumur Hidup, tanggal 29 Januari 2016 pada menu DOWNLOAD *** *** Sehubungan dengan pemekaran 43 nagari di Kabupaten Padang Pariaman, dihimbau kepada penduduk nagari baru untuk melakukan perbaikan Kartu Keluarga dengan mengunjungi pusat pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau melalui petugas register nagari setempat. Pembaharuan Kartu Keluarga disertai dengan pembaharuan elemen data semua anggota keluarga dengan melengkapi dukungan dokumen penting anggota keluarga seperti Kutipan Akta Nikah, Ijazah, Kutipan Akte Kelahiran yang telah diterbitkan dan atau dokumen penting lainnya yang telah dimiliki. *** *** Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membantu masyarakat Padang Pariaman yang tidak mampu mengurus Surat Keterangan Pindah dari daerah perantauan karena telah dan akan menetap dikampung halaman. Hubungi layanan pengaduan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jalan Dr Soehardjo No. 7 Kampung Baru Pariaman dengan mendatangi langsung petugas pengaduan kami atau tidak bisa diwakilkan karena kebutuhan administrasi yang harus dipenuhi untuk daerah asal atau tempat merantau sebelumnya. Pelayanan ini tidak dipungut biaya atau GRATIS *** *** Sukseskan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan di Kabupaten Padang Pariaman dengan cara : Tunjukkan Anda Peduli. Tanyakan kepada sanak saudara disekitar kita : Sudahkah memiliki Kartu Keluarga ? Sudahkah memiliki KTP elektronik? Sudahkah merekam data untuk KTP elektronik? Sudahkah anak anda memiliki akte kelahiran? Sudahkah melaporkan kematian jika salah satu anggota keluarga meninggal? Ajak saudara-saudara kita untuk melengkapi semua dokumen tersebut dengan mendatangi pusat pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil. ***

Banda Aceh, 15 Oktober 2019

15 Oktober.jpeg

 

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman, Muhammad Fadhly kembali berkesempatan menjadi narasumber dalam Bimbingan Teknis Pelayanan Akta Kematian dan Inovasi di Banda Aceh yang diselenggarakan oleh Dinas Registrasi Kependudukan Aceh dan diikuti oleh para pejabat eselon 3 khususnya Kepala Bidang Pencatatan Sipil 23 Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh. Bimbingan teknis yang ditujukan untuk peningkatan kualitas pelayanan di kabupaten/kota ini juga menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri dan Dinas Kesehatan Provinsi Aceh.  Acara bimbingan teknis dilaksanakan selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 13 sampai dengan 15 Oktober 2019 di Kyriad Muraya Hotel, Banda Aceh.

 Kepala Dinas Registrasi Kependudukan Aceh, Drs. Teuku Syarbaini, M.Si., membuka bimbingan teknis ini pada Selasa, 13 Oktober 2019. Pada kesempatan tersebut, beliau mengharapkan peserta mendapatkan ilmu baru, belajar dari pengalaman daerah lain dalam meningkatkan kualitas pelayanan akta pencatatan sipil, umumnya pelayanan administrasi kependudukan. Selain itu, perlunya memahami aturan-aturan yang terus diperbaharui tentang administrasi kependukan dan pencatatan sipil, ditegaskan beliau untuk dijadikan acuan dalam pelayanan.

15 Oktober 2.jpeg

Pada kesempatan tersebut Muhammad Fadhly diundang sebagai narasumber untuk membeberkan inovasi yang dilakukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman serta cara membangun inovasi dan menggerakkan sumber-sumber daya yang ada agar mau melakukan perubahan. Dinas Registrasi Kependudukan Aceh (DRKA) memandang inovasi-inovasi yang dilakukan di kabupaten Padang Pariaman merupakan inovasi-inovasi yang mudah untuk ditiru dan diterapkan. Sebagaimana dijelaskan panitia acara bimbingan teknis, DRKA telah mengkonfirmasi terlebih dahulu tentang apa-apa yang dilakukan di kabupaten Padang Pariaman, ke Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumatera Barat. “Oleh karenanya, kita tertarik mengundang beliau agar bisa berbagi kepada kabupaten/kota di provinsi Aceh”, jelas Teuku Syarbaini, Kepala DRKA.

“Inovasi tidak melulu butuh biaya tinggi atau biaya besar”, jelas Muhammad Fadhly pada sesi presentasi yang dilakukannya selama lebih kurang 4 (empat) jam. 28 (inovasi) yang dihadirkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman sebagaimana diberitakan terdahulu, semuanya adalah hal-hal yang didasarkan kepada kebutuhan oraganisasi Disdukcapil dalam mencapai target kinerja.

“Tidak perlu semua dibeli baru”, ujar Fadhly. Dia mencontohkan bawa inovasi siBimo (branding mobil pelayanan keliling) yang digunakannya adalah mobil bekas dari OPD lain yang tidak digunakan lagi. “Kita rehab, kita modifikasi dan lengkapi agar sesuai dengan kebutuhan, sekarang jadi bagus dan bermanfaat serta melayani sampai ke nagari-nagari selama 235 hari kerja dalam setahun”, jelas Fadhly.

Begitu juga dengan siPreti (branding mobil pelayanan untuk inovasi Kadoku KTP-el berwarna pink) yang melayani ke sekolah-sekolah, mobil bekas tahun 90-an yang juga diperbaiki dan di brand sedemikian rupa. “Mobil ini sangat efektif melayani ke sekolah-sekolah, memberi layanan tepat waktu bagi wajib KTP-Pemula dan KIA”, jelas Fadhly.

Muhammad Fadhly menjelaskan bahwa sering kali anggaran sering dijadikan alasan untuk membangun inovasi. Padahal tidak semua inovasi harus dengan anggaran besar. “Manajemen anggarannya yang mungkin perlu dibenahi”, jelas Muhammad Fadhly. Seperti yang dilakukan instansinya, untuk manajemen pelayanan lapangan yang merupakan tupoksi, dinasnya menggunakan Google Map untuk pertanggungjawaban penggunaan BBM agar terukur dan tidak boros. “Kita sudah harus berfikir efisien dan harus dipraktekkan dengan cara-cara yang logis dan terukur”, jelasnya.

Dengan inovasi-inovasi yang dilakukan di Padang Pariaman, Muhammad Fadhly telah berkesempatan berbagi ilmu ke berbagai daerah seperti Maluku Utara, Jawa Tengah, Puslitbang Inovasi Kemendagri, Balitbang Kementerian Kesehatan, PPSDM Kemendagri Regional serta di lingkup provinsi Sumatera Barat.

Pin It

Hubungi Kami

Selamat Datang di Website Dukcapil Padang Pariaman

  • Telepon: 0751-93399
  • Fax: 0751-93953
  • SMS Pengaduan dan WA: 08116943000
  • Email Pengaduan: dukcapilceria@gmail.com
  • Pos : 25516 
  • Alamat : Jalan Soeharjo No 7 Pariaman, Sumatera Barat,
    QR Code Alamat Disdukcapil Padang Pariaman 1