Padang Pariaman, 20 November 2018.

pelayananadmindukKepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman kembali menjadi narasumber pada sebuah bimbingan teknis bagi petugas pelayanan di front office yang diadakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Maluku Utara. Acara yang diadakan di Ternate ini dihadiri oleh front officer kabupaten/kota se-Provinsi Maluku Utara, pada 19 sampai dengan 21 November 2018.

“Peran front officer dalam pelayanan menjadi hal yang sangat menentukan bagi sebuah instansi pelayanan. Front officer yang bisa memahami tugas pokoknya dengan baik akan mampu memberi pelayanan dengan baik pula”, jelas Muhammad Fadhly.

Muhammad Fadhly berbagi pengalaman tentang cara membentuk karakter petugas pelayanan sehingga memahami tugas pokok dan fungsinya. Tidak hanya tentang tugas pokok dan fungsi, petugas pelayanan menurut Fadhly harus menggunakan “rasa” yang merupakan sebuah karakter dalam melayani.

Pembentukan karakter petugas pelayanan hingga mampu melayani tidak hanya dengan SOP tetapi juga rasa, perlu proses internalisasi nilai-nilai yang menjadi pegangan bagi semua petugas pelayanan. Dinas Dukcapil Padang Pariaman telah menerapkan proses internalisasi nilai-nilai yang disebut Ceria semenjak tahun 2012. Nilai-nilai ini kemudian diperkuat kembali dengan sebuah inovasi yang disebut Bu Papri (Buku Panduan Perilaku) yang disusun bersama sama dalam sebuah lokakarya internal yang melibatkan semua pegawai mulai dari cleaning service sampai ke Kelapa Dinas.

Buku Panduan Perilaku memuat tentang turunan dari motto Ceria yang didalamnya berisi aturan-aturan yang disepakati bersama-sama. Juga terdapat lembar komitmen untuk ditandatangani pemegangnya sebagai bukti komitmen untuk melaksanakan aturan-aturan dalam buku panduan perilaku. Didalamnya juga terdapat lembar catatan atasan sebagai control dari atasan masing-masing. Dengan buku ini diharapkan mampu memandu pelaksanaan tugas front officer dalam pelayanan.

Pada kesempatan tersebut, Kadisdukcapil mengajak semua petugas front office untuk belajar merubah perilaku pelayanan menjadi lebih professional dan menyusun panduan-panduan etika dalam pelayanan. Kadisdukcapil juga berkesempatan berkunjung ke Dinas Dukcapil Kota Ternate dan Tidore Kepulauan.