Jakarta, 27 November 2018.

WhatsApp Image 2018 11 27 at 13.51.02 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kembali menorehkan prestasi dalam kontes pelayanan publik yang secara berkesinambungan dievaluasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi setiap tahunnya. Dengan nilai pada kategori Sangat Baik (A-) bersama 23 Disdukcapil lainnya se-Indonesia,  menunjukkan instansi ini pada skala pelayanan publik yang memenuhi kriteria-kriteria pelayanan pada Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Penghargaan ini diterima pada acara penyerahan penghargaan pelayanan publik di Balai Kartini Jakarta, 27 November 2018 yang langsung di terima oleh Bupati Padang Pariaman dan Kadisdukcapil Padang Pariaman, Muhammad Fadhly.

Dijelaskan bahwa Kemenpan RB telah menilai dan meninjau penyelenggaraan pelayanan publik di Padang Pariaman sejak awal tahun ini, dilanjutkan dengan evaluasi dan pembuktian pada objek pelayanan oleh tim pusat pada pertengahan bulan Agustus lalu yang juga beranggotakan tim inovasi dari LAN RI.

Ada tiga OPD yang menjadi objek penilaian oleh Kemenpan dan RB yaitu Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian yang juga mendapat kategori sangat baik,  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan RSUD Padang Pariaman.

WhatsApp Image 2018 11 27 at 13.51.51

Penilaian mencakup enam aspek dengan bobot nilai yang berbeda dimasing-aspek yaitu Kebijakan pelayanan 30%, Profesionalisme SDM 18%, Sarana Prasarana 15%, Sistim Informasi 15%, Konsultasi dan Pengaduan 15% dan Inovasi 7 %.

"Semua indikator penilaian sudah kita penuhi dan memuaskan tim penilai. Dari penilaian itu, Disdukcapil mendapatkan nilai A-, diikuti oleh Dinas PMPTP dengan A- dan RSUD yang masih perlu serius untuk peningkatan", jelas Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni.

Seperti dijelaskan Kadisdukcapil, Muhammad Fadhly, Dinas Dukcapil Padang Pariaman terus berbenah memenuhi standar layanan publik secara bertahap, meski dengan anggaran yang terbatas. Pemenuhan standar layanan dilakukan secara bertahap termasuk peningkatan kualitas SDM. Sistem informasi yang beranjak digital juga menjadi isu penting yang dilakukan pembenahan. Semua dilakukan seiring bersama tim kerja yang solid.

"Ini hasil kerja "tim work" Disdukcapil, dan penghargaan ini untuk mereka dan masyarakat Padang Pariaman", Muhammad Fadhly menjelaskan.
"Meski sudah beberapa kali mendapatkan penghargaan, bukan berarti tidak ada kekurangan dalam pelayanan. Kebutuhan masyarakat akan kualitas standar pelayanan terus meningkat. Oleh karena itu aparatur tidak boleh ketinggalan dari tuntutan kemajuan. Jika harus alih teknologi, maka harus dilakukan. Jika harus membuat standar yang lebih tinggi, maka harus dibuat. Jika harus mengadakan sarana prasarana pelayanan untuk masyarakat, maka harus diadakan. Saya berharap tim anggaran dan DPRD memberi dukungan penuh terhadap sarana prasarana pelayanan, untuk memudahkan masyarakat, supaya tidak tertinggal dari daerah lain", terang Kadisdukcapil Muhammad Fadhly menutup pembicaraan.