IMG 20171123 WA0002Padang Pariaman, 23 November 2017. Jauh dari pusat pelayanan, nagari III Koto Aur Malintang mempunyai tingkat kebutuhan yang tinggi terhadap akses pelayanan yang mudah, cepat dan gratis. Dengan kondisi geografis,  penduduk nagari ini berdekatan langsung dengan pusat Ibu Kota Kabupaten Agam.
Kondisi ini membutuhkan perhatian pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk memberikan pelayanan yang diharapkan masyarakat diperbatasan.
 
Oleh karena itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman memberikan perhatian khusus untuk wilayah ini dalam hal pelayanan administrasi kependudukan. Melalui pelayanan jemput bola yang di label "pedang saber versi 2", pelayanan dokumen kependudukan langsung jadi ditempat yang dilaksanakan secara online dilaksanakan mulai hari ini sampai besok, 23-24 November 2017. Pelayanan dilaksanakan di sebuah Mushola di Korong Simpang Tangah, Nagari III Koto Aur Malintang,  berjarak lebih kurang 100 meter dari jalan raya Lubuk Basung - Maninjau.
 
Karena langsung jadi saat itu juga, pelayanan ini disambut antusias warga. Tidak hanya Kartu Keluarga dan Akte Pencatatan Sipil, pelayanan kali ini adalah pertama kali untuk pencetakan KTP-el ditempat pelayanan. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menjelaskan bahwa upaya ini adalah peningkatan dari pelayanan sebelumnya. "Sekarang KTP-el bisa kita cetak dilapangan, tentu saja dengan persiapan jaringan dan peralatan yang telah kita ujicoba sebelumnya," ujar Muhammad Fadhly.
 
Ratusan warga mengantri untuk menunggu pelayanan baik KTP-el, KK maupun akte pencatatan sipil. Hujan yang turun saat pelayanan tidak menyurutkan minat warga untuk menunggu antrian. Wali Korong Simpang Tangah, Bambang Supardi menyambut baik pelayanan dan mengerahkan warga dengan memberikan pengumuman di mesjid. "Kami berharap pelayanan seperti ini bisa rutin dilakukan untuk daerah yang jauh seperti daerah kami," ujar Bambang. 
 
Karena kebutuhan yang sangat tinggi, Disdukcapil Padang Pariaman akan menjadwalkan pelayanan secara berkala dan rutin untuk daerah daerah yang jauh dari pusat pelayanan dan perbatasan. Tidak hanya kecamatan IV Koto Aur Malintang, tetapi juga kecamatan lain sesuai kebutuhan masyarakat.