Padang Pariaman/21 Agustus 2017
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman menerima kunjungan peserta Diklat Kepemimpinan Tingka IV dari Diklat Kementerian Dalam Negeri Regional Bukittinggi pada 21 Agustus 2017. Sebanyak 79 peserta diklat meninjau ruangan pelayanan, ruang tunggu dan ruang kelengkapan pelayanan lainnya. Beberapa peserta terlihat mendokumentasikan sarana-sarana pelayanan, sebagian lagi mewawancarai petugas yang bekerja pada front office.

"Ya, kami memang ingin mengetahui lebih jelas tentang kemajuan pelayanan di kantor ini, sebelumnya hanya mendengar cerita dan informasi. Sangat bagus dan puas bisa datang kesini," ujar salah satu peserta.

Materi yang menjadi bahan pembelajaran bagi peserta saat ini adalah berpikir kreatif dan inovatif, yang sangat bermanfaat bagi peserta dalam merencanakan proyek perubahan pada masing-masing instansi peserta diklat. Peserta diklat yang berasal dari kabupaten kota di wilayah Sumatera ini didampingi oleh seorang pembimbing Sarjayadi Hadikusumo. "Kami membawa peserta ke instansi ini untuk memperluas cakrawala peserta tentang inovasi dan berfikir kreatif. Diklat pola baru memang mendidik peserta untuk melakukan inovasi-inovasi. Oleh sebab itu, kita memperkenalkan kepada mereka instansi-instansi yang banyak melakukan inovasi. Dengan begitu, mereka akan bisa belajar dan meniru inovasi yang telah dilakukan oleh daerah lain," ujar Sarjayadi, pejabat yang membidangi diklat struktural pada Pusat Diklat Kementerian Dalam Negeri Regional Bukittinggi.

WhatsApp Image 2017 08 21 at 22.30.59

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman memang telah melakukan banyak inovasi pelayanan. Diantaranya pengiriman berkas masyarakat langsung ke rumah, pelayanan keliling dengan merek Pedang Saber, Anak Lahir Pulang Bersama Akta (Alpa Beta) yang saat ini bekerja sama dengan klinik Aisyiah Pariaman dan 25 Puskesmas di Kabupaten Padang Pariaman dan dijemput menggunakan petugas khusus yang di brand sebagai Ajek (Antar Jemput Administrasi Kependudukan), Kadoku KTP-el yang bekerjasama dengan sekolah-sekolah bagi wajib KTP baru dan juga weekend service serta Mitra PMI untuk update golongan darah penduduk.

Selanjutnya peserta diklat melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Dukcapil dengan topik inovasi dan berpikir kreatif serta mengatasi kendala-kendala dalam melakukan perubahan. "Kita sangat berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pencapaian target kinerja dengan melakukan inovasi-inovasi. Semua brand yang kita luncurkan adalah untuk membuka banyak ruang bagi masyarakat untuk dilayani," ujar Muhammad Fadhly, Kadisdukcapil Padang Pariaman menutup pembicaraan.

(Roza Marmay, Kontributor Berita Dukcapil)